

Para pelaku sanggar seni dari Kabupaten Merauke, Asmat, Boven Digoel dan Mappi saat ikuti penguatan sanggar seni yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan, Selasa (7/7) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan menggelar kegiatan Penguatan Sanggar Seni sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku seni sekaligus melestarikan budaya asli Papua Selatan.
Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Marthen Rummar di Merauke, Selasa (7/7).
Dikatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan dan melestarikan kesenian tradisional melalui penguatan sanggar seni, sekaligus menjadikan sanggar sebagai sarana promosi budaya daerah.
Menurutnya, sanggar seni memiliki peran penting sebagai wadah menjaga, mengembangkan, dan mewariskan kekayaan budaya kepada generasi muda. “Sanggar seni harus terus hidup dan berkembang karena menjadi tempat lahirnya kreativitas sekaligus benteng pelestarian budaya daerah,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, para peserta akan mendapatkan materi dari narasumber yang kompeten, di antaranya Roman dan Desi. Materi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelola sanggar seni dalam melestarikan seni budaya Papua Selatan.
Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa Tanah Papua memiliki kekayaan budaya yang sangat besar dengan ratusan bahasa daerah yang menjadi identitas masyarakat adat.
“Keragaman bahasa menunjukkan betapa kayanya seni, adat istiadat, dan budaya yang kita miliki. Kekayaan ini merupakan warisan yang harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman,” katanya.
Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai agar memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam pengembangan sanggar seni di daerah masing-masing.
Ia berharap, ke depan pemerintah tidak lagi mengalami kesulitan mencari kelompok seni untuk mengisi berbagai kegiatan resmi maupun menyambut tamu pemerintah, karena telah tersedia sanggar-sanggar seni yang aktif dan berkualitas di seluruh wilayah Papua Selatan. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…
Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…
Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…
Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…