

Abdullah Azwar Anas (FOTO:Noel/Cepos)
JAYAPURA-Perjalanan dinas yang memakan banyak biaya APBD diminta untuk dipangkas. Alokasi dana APBD harus dihemat guna penyelenggaraan pelayanaan dan program pembangunan yang lebih berpihak kepada masayarakat banyak.
Hal ini dikatakan, Menteri Pemberdayaan Aparatur Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas saat memberikan kuliah umum di Kampus, Universitas Cenderawasih, Jumat (19/5).
Menurut Azwar Anas, selama itu, banyak perjalanan dinas yang dilakukan aparat pemerintah, namun tidak berdampak signifikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, progam perjalanana ini ini sebenarnya bisa banyak dipangkas, karena tidak berdampak kepada masyarakat.
“Perjalanan dinas berkali-kali ini impactnya bermanfaat atau tidak?” ujarnya.
Lebih lanjut seluruh aparatur pemerintah utnuk terus bergerak maju, jangan sampai hanya sibuk dengan birokrasi, tetap rakyat tiak mendapatkan manfaat. Aswar Anas juga mengingkatkan agar rakyat Papua bisa merasakan benar-benar merasakan program dan anggaran yagn dikucurkan pemerintah.
‘Pemerintah sudah mengeluarkan dana ratusan miliar rupiah dan tunjangan birokrasi dari waktu ke waktu terus naik, tapi apakah rakyat mendapatkan benefit yang tepat dari pelayanan pemerintah. Inilah tugas kami untuk mendorong bersama-sama dan saya yakin bisa, ” katanya.
Ia meminta agar jangan sampai ada perjalan dinas yang berlebihan, karena dapat memboroskan dana. Termasuk kegiatan rapat-rapat yang biayanya justru lebih besar dibandingkan dana atau manfaat yagn seharusnya dirasakan masyarakat. Karena itu, ia meminta agar jangan sampai angaran untuk rakyat malah lebih kecil dari pada perjalanan dinas.
“Angaran stunting, asupan gizi untuk bayi itu lebih rendah dari perjalanan dinas ini jangan sampai terjadi,” katanya.
Ia juga mengingatkan kepada para mahasiswa jika melakukan aktivitas kuliah dan melihat proses pelayanan yang panjang harus memberikan masukan untuk dipangkas dengan memanfaatkan teknologi atau digitalisasi. (oel/tri)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…