Categories: METROPOLIS

Kesibukan Ortu Picu Munculnya Gizi Buruk Anak

JAYAPURA– Banyak hal yang menyebabkan munculnya gizi buruk yang diderita oleh bayi dan anak. Salah satu penyebabnya karena faktor kesibukan orang tua yang bekerja, sehingga terkadang kurang memperhatikan anak.

  “Faktor penyebab gizi buruk ini sebenarnya disebabkan oleh banyak hal, diantaranya karena pola asuh,  misalnya bapak mama sibuk, walaupun mampu tapi anak-anak terbengkalai.  Bisa juga karena memang keluarga yang tidak mampu.  Tapi tidak semua keluarga tidak mampu,  biasanya kalau di kota itu kan orang bekerja,  akhirnya anak terbengkalai atau tidak terurus,” kata Ni Nyoman Sri Antari, Sabtu (20/5).

   Masih belum disebutkan secara detail jumlah penderita gizi buruk di kota Jayapura, namun untuk penderita gizi buruk ini sebenarnya cukup banyak berada di beberapa wilayah kota Jayapura.  Sehingga Penanganannya pun merata dilakukan di sejumlah Puskesmas yang ada di kota Jayapura.

   “Ada dapur di Puskesmas Puskesmas itu untuk memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil dan bayi-bayi yang mengalami gizi buruk,”jelasnya.

   Penanganan gizi buruk ini dilakukan oleh pemerintah sejak beberapa tahun belakangan ini, namun baru tahun ini lebih fokus bagaimana langsung ditangani oleh ahli gizi.  Pembiayaannya menggunakan dana alokasi khusus non fisik dari Kementerian Kesehatan.   “Dinas Kesehatan yang membimbing karena Puskesmas itu ada di bawah Dinas Kesehatan,” ujarnya.

   Dari waktu ke waktu, pihaknya terus melakukan evaluasi terkait dampak  dari upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah terhadap penanganan penderita gizi buruk tersebut.

   “Tentunya kita lakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana dampak dari intervensi yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Jayapura untuk menekan laju masyarakat yang mengalami gizi buruk.  Setiap Puskesmas pasti melaksanakan upaya penanganan gizi buruk,  karena dana dari DAK non fisik, itu kita bagi kepada seluruh Puskesmas yang ada di Kota Jayapura.” Tuturnya.

   “Sebenarnya sudah beberapa tahun sebelumnya, juga ada program tapi yang benar-benar ditangani oleh ahli gizi itu sekarang,” tambahnya. (roy/tri).

newsportal

Recent Posts

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

1 hour ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

7 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

9 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

2 days ago