

Saat petugas sedang membersihkan ranting pohon yang tumbang di tengah jalan dan Alat berat bersihkan selokan yang tergenang. (foto:Jimi/cepos)
JAYAPURA– Hujan deras yang disertai angin kencang yang menguyur Kota Jayapura, Selasa (19/3) malam terjadi Selasa, (19/3) pukul 18:00 WIT hingga, Rabu (20/3) pukul 00:30 WIT yang mengakibatkan banjir di beberapa titik.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura Gerak cepat (Gercep) untuk membersihkan lumpur, sampah dan sisah mareial yang jatu di wilayah terdampak. Adapun daerah yang terdampak banjir salah satunya di Papua Trade Center (PTC) tepatnya didepan terminal lama Entrop.
Dari pantauan Cenderawasih pos, Rabu (20/3) di lokasi tersebut dipenui lumpur dan sampah serta sisa-sisa kayu yang tumbang tengah dijalan. Jalan di sekitar Terminal lama PTC Entop pun terpantau macet.
Anggota Polisi dari Polsek Jayapura Selatan terpantau sedang mengatur lalu lintas untuk menghindari hal tersebut. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Robby K Awi memantau langsung pembersihan tersebut.
“Hari ini kegiatan kami bersama Kepolisian, dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah, kita melihat dan membersihkan baik material yang jatuh dan didukung Dinas Lingkungan Hidup sesuai tupoksi kita masing-masing kita lakukan,” kata Robby, kepada Cenderawasih pos saat ditemukan di depan terminal lama Entrop, Rabu (20/3) pagi.
“Sesuai tupoksi kita masing-masing kita lakukan supaya mempermudah masyarakat dan arus lalu lintas bisa berjalan,” lanjutnya.
Page: 1 2
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…