Categories: METROPOLIS

Ingin Diperhatikan Walikota, Warga Koya Kosso Sempat Palang Jalan

BUKA PALANG- Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM bersana jajarannya saat membuka palang di Kampung Koya Kosso Skamto, Kamis (21/3)kemarin. ( FOTO : Humas Pemkot For Cepos )

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., didampingi Wakilnya Ir.H.Rustan Saru, MM., dan jajaran OPD dilingkungan Pemkot Jayapura akhirnya membuka palang jalan yang dilakukan masyarakat di Kampung Koya Kosso daerah Skamto. Adapun alasan pemalangan tersebut karena mereka ingin Wali Kota turun melihat kondisi masyarakat yang terdampak banjir, akibat tanggul sungai di kali sana jebol akibat hujan deras.

 Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., mengaku pemerintah Kota Jayapura tetap peduli dan memberikan perhatian kepada semua warganya yang terdampak musibah banjir dan longsor, karena Ia sudah meninjau dibeberapa lokasi banjir di Kota Jayapura.

  “Palang sudah dibuka masyarakat, setelah saya datang, karena mereka ingin saya harus melihat kondisi mereka di sana dan saya datang dengan membawa bantuan. Sekaligus mendengarkan apa yang menjadi uneg-uneg mereka,’’ungkap Wali Kota Tomi Mano, kepada wartawan di sana.

  Diakuinya, jika palang tidak dibuka, tentu sangat menghambat distribusi penyaluran bantuan yang diserahkan untuk korban banjir bandang di Sentani atau Kota Jayapura yang dikirim dari Kabupaten Keerom, termasuk hasil pertanian dan sayur-sayuran yang akan dijual di Kota Jayapura.

   Sehingga, dengan dibukanya palang tersebut, kondisi arus jalan dari Keerom ke Jayapura yang sempat dipalang akhirnya dapat kembali diakeses seperti biasa.

  “Masyarakat yang rumahnya terendam banjir sudah mengungsi di tempat yang tinggi dan aman di gereja yang ada di atas jalan dan bantuan juga distribusikan di sana,’’jelasnya.

  Wali Kota Tomi Mano, juga mengatakan karena cuaca saat ini masih belum bagus karena potensi hujan masih ekstrim. Maka, Ia menghimbau kepada semua warga Kota Jayapura untuk tetap waspada dan hati-hati. Jika masyarakat tinggalnya di bantaran sungai atau daerah rawan longsor, harus beranikan diri menyelamatkan diri, jangan sampai menjadi korban.(dil/gin)

newsportal

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

2 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

3 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

4 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

5 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

6 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

7 hours ago