

JAYAPURA- Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aksi penggalangan dana di jalan raya, dikarekana sangat menggangu pengguna jalan lainnya.
Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal kepada wartawan di Media Center Polda Papua, Kamis (21/3) kemarin.
“Jalan itu untuk jalan umum bukan untuk cari sumbangan, ini juga nanti menjadi kekhawatiran bagi kami jika dana tersebut nantinya disalahgunakan,” kata Kamal.
Dikatakan, jika ada masyarakat yang ingin menyumbang kepada korban bencana alam banjir dan longosr di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Maka alangkah baiknya bantuan tersebut disalurkan kepada Lembaga-lembaga yang resmi.
Senada dengan itu Kapolsek Abepura, AKP Dionisius VDP. Helan, S.IK mengatakan pihaknya berusaha menertibkan aksi pengalangan dana yang sangat banyak dan tidak bisa di pertangungjawabkan.
“kami sebenarnya tidak pernah melarang masyarakat untuk mengalang dana dengan bawa karton ditengah jalan, hanya saja kami kwatirkan aksi yang mereka lakukan hanya memanfaatkan situasi saja, ” kata Dion ke Cenderawasih Pos, pada Kamis (21/03).
Selain itu juga lanjut Dion penertiban tersebut juga berdasarkan laporan dari warga yang begitu banyak bahwa maraknya pengalangan yang turun ke jalan membuat jalan jadi macet panjang atau terhambat dan bahkan ada juga yang merasa tergangu dengan pengalangan dana yang hal hal yang sebenarnya tidak dilakukan.
“jika mereka niat untuk melakukan pengalangan dana diharapkan bikin posko atau semacamnya di pingir jalan bukan berarti ditengah jalan sambil pegang karton, karena nanti akan berdampak pada macetnya lalulintas,” ujarnya.
Dimana pemerintah juga sudah mengarahkan bagi masyarakat yang ingin memberi sumbangan agar segera menghubungi Dinas Sosial untuk menyalurkan bantaun dari masyarakat tersebut, karena Dinsos tersebut merupakan jalur bantuan yang sudah jelas pertangung jawabanya.fia/kim/gin)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…