

Pemberian arahan pada peringatan HUT LVRI ke-67 yang digelar di Kantor Veteran, Jumat (19/1) kemarin. Elfira/Cepos
JAYAPURA – Selama dua tahun terakhir, 2022-2023, Legiun Veteran Republik Indonesia atau LVRI Papua, tidak mendapatkan dana hibah atau bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua.
Hal ini disampaikan Ketua LVRI Papua, Muznibi, pada peringatan HUT ke-67 LVRI yang digelar di Kantor Veteran, di Jayapura Jumat (19/1) kemarin. Dimana peringatan HUT LVRI sendiri jatuh pada tanggal 2 Januari.
“Dua tahun terakhir, kami tidak mendapatkan dana hibah atau bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua,” kata Muznibi, kepada Cenderawasih Pos.
Ia mengaku, kendati tidak mendapatkan dana hibah dari pemerintah. Namun program mereka tetap berjalan, namun sekadarnya saja. “Tahun 2024, kami ingin pemerintah bisa melihat Veteran. Jika bukan Pemda yang memperhatikan kami, lantas siapa lagi?” ujarnya.
Dalam peringatan HUT ke 67 LVRI ini, Muznibi mengaku selalu mendukung pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah di tanah ini. “Kita tidak bisa bergerak sendiri harus ada kebersamaan,” ucapnya.
Adapun HUT LVRI kali ini mengangkat tema siap menyambut Pemilu yang aman, sejuk, damai, serta tetap terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa. Dimana makna peringatan ulang tahun adalah upaya interopeksi diri sekaligus evaluasi perjalanan sebuah organisasi dalam melayani seluruh kepentingan anggotanya.
“Berbagai tantangan dan hambatan pasti akan terus ada, hambatan bukan berarti pelemahan tetapi akan menjadikan kita lebih kuat. Pengalaman telah membuktikan, hanya dengan dedikasi dan pengabdian tanpa pamrih, organisasi LVRI tetap eksis dan solid,” ujarnya.
Page: 1 2
Ketiga tersangka masing-masing berinisial RS, AS, dan II. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam kasus…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan,…
Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…
Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…
Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…
Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…