

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon saat menyampaikan pesan Kamtibmas di hadapan jamaah salat Jumat di Mesjid Nurul Amin Dok V Distrik Jayapura Utara, Jumat (19/1). (Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA-Upaya pihak kepolisian untuk mengajak elemen masyarakat terlibat dalam menjaga kondusifitas keamanan jelang Pemilu 2024 terus dilakukan. Tidak hanya melakukan pertemuan dengan para tokoh dan paguyuban, tetapi juga mendatangi rumah ibadah. Ini dilakukan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Victor D. Mackbon yang bertatap muka dengan jamaah di Mesjid Nurul Amin Dok V Distrik Jayapura Utara.
Ia berdiri di hadapan jamaah salat jumat sambil memberikan pesan-pesan kamtibmas pada Jumat, (19/1) siang. Kapolresta mengatakan, kehadiran Polri dalam mengambil kesempatan memberikan pesan-pesan Kamtibmas yang dilakukannya merupakan rangkaian pemeliharaan Kamtibmas jelang Pemilu 2024 dan atas perintah Kapolda, Irjen Pol. Mathius Fakhiri.
Ia bersyukur karena hingga kini Kamtibmas di Kota Jayapura dan Papua secara keseluruhan terkendali. “Tanggal 14 Februari merupakan hari Pemilihan Umum serentak dan kami selaku mitra masyarakat dalam hal ini dengan mesjid Nurul Amin sangat berharap peran serta seluruh Jama’ah untuk bersama-sama aparat menjaga daerahnya tetap kondusif,” ucap Kapolresta.
Ia menceritakan bahwa situasi terakhir di Kota Jayapura sempat terjadi keresahan terkait pembakaran Pasar Youtefa hingga timbulkan tindakan main hakim sendiri. Dalam situasi itu ada 2 warga yang tak bersalah menjadi korban pengeroyokan.
“Kami bersama TNI telah berkolaborasi dan mengungkap para pelakunya, baik yang main hakim sendiri maupun pelaku utama pembakaran Pasar Youtefa dan beberapa titik di sekitarnya,” tambahnya.
Terkait tindakan main hakim sendiri ini, Kapolresta mengajak para Jama’ah untuk tidak mudah terprovokasi dengan ajakan-ajakan atau isu-isu yang bertujuan untuk melakukan aksi-aksi yang menjurus pada tindakan anarkis.
“Tentunya kita semua dapat memetik hikmah dari peristiwa tersebut untuk kedepannya tidak mudah terpancing dengan isu-isu atau berita hoax,” kata Kapolresta.
“Masyarakat harus bisa mendukung Polri, karena Polisi tanpa dukungan masyarakat juga tidak bisa maksimal. Dukungan para tokoh agama, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat sangat berarti bagi kami,” pungkas Kapolresta. (ade/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…