

Dr. Mesak Iek, SE.,M.Si (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Cendrawasih Dr. Mesak Iek, SE.,M.Si menyampaikan sistem penarikan retribusi parkir di Kota Jayapura masih belum maksimal.
Pasalnya di berbagai tempat seperti supermarket maupun pertokoan, masih marak dengan adanya parkir liar. Dimana tidak semua petugas parkir menyediakan karcis sebagai bukti pembayaran parkir.
Padahal karcis itu sangat penting untuk diberikan kepada masyarakat. Selain sebagai bukti pelunasan, tapi juga sebagai bukti laporan pemasukan, untuk disetorkan ke khas daerah.
“Kadangkala kalau kita parkir di Kota atau dimana saja di tempat umum, kita bayar parkir tapi tidak diberikan karcis, pertanyaannya uang itu digunakan untuk apa,” tandas Dekan FEB Uncen kepada Cendrawasih Pos, Kamis (19/10).
Menurutnya persoalan ini disebabkan karena lemahnya pengawasan pemerintah terhadap penarikan retibusi parkir di Kota Jayapura. Padahal retribusi parkir sangat memberi kontribusi untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Selain pengawasan, tapi juga perlu regulasi yang tegas. Karena itu, perlu adanya regulasi khusus, untuk sistem penarikan retibusi di Kota Jayapura. Sebab tanpa dilandasi dengan aturan yang kuat, maka akan berdampak pada sistem pengawasan.
Page: 1 2
Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…
Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…
Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…
Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…