“Kalau bisa dibuatkan sistem, misalnya setiap orang yang memiliki kendaraan harus dibuatkan kartu pembayaran retibusi, misalnya kita bayar kartu satu kali dalam satu tahun, lalu saat parkir di tempat umum tinggal tunjukan kartu itu kepada petugas parkir,” terangnya.
Dengan sistem itu lanjut Mesak, akan mempermudah pengawasan pemerintah terhadap wajib pajak. Serta hal itu akan mendorong peningkatan pendapatan daerah.
“Atau kalau bisa, pemerintah bangun kerjasama dengan tempat usaha, misalnya kerjasama dengan supermarket atau mall, pun juga pertokoan, nantinya setiap bulan pemerintah hanya meminta hasil retibusi kepada mereka, hal itu juga akan lebih mudah, mengontrol pemasukan dari retribusi parkir ini,” ujarnya.
Langkah lain lanjutnya, pemerimtah wajib mengakomodir setiap petugas parkir yang ada di Kota Jayapura, pemerintah wajib memberikan hak pekerja setiap bulan hal ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan terhadap retribusi parkir di Kota Jayapura.
“Pemerintah harus memberi ruang bagi masyarakat untuk bekerja, mereka harus diberikan upah, dengan begitu pemerintah akan mempermudah kontrol penghasilan setiap harinya,” kata Mesak. (rel/tri)
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…