

Christian Sohilait (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Pj Walikota Jayapura Christian Sohilait menegaskan pengalaman buruk pada pemilihan presiden dan legislatif pada Februari 2024 lalu, jangan sampai terulang pada proses dan tahapan pemilihan kepala daerah, baik gubernur maupun walikota Jayapura pada November mendatang.
Sohilait menggarisbawahi terkait permasalahan pleno penetapan di Kota Jayapura yang memakan waktu cukup lama, bahkan paling terlambat dari seluruh wilayah se-Indonesia.
“Kalau waktu pemilihan legislatif dan presiden pada Februari lalu di Kota Jayapura menjadi daerah yang paling terlambat di seluruh Indonesia yang melakukan pleno, jangan kita ulang kembali kesalahan yang sama,” kata Christian Sohilait, Kamis (19/9).
Karena itu, dia berharap belajar dari pengalaman tersebut, maka seluruh pihak-pihak terkait juga harus mengevaluasi diri. Hal itu juga harus menjadi catatan supaya tidak perlu melakukan kesalahan yang sama.
Untuk itu, harus memacu diri agar tahapan Pemilu pemilihan kepala daerah 2024 ini harus menjadi yang terbaik. Bahkan harus diupayakan supaya Kota Jayapura harus melakukan pleno lebih cepat tanpa mengabaikan aturan-aturan yang berlaku.
“Kalau kemarin kita paling terakhir, kalau bisa pemilihan kepala daerah kita pleno yang paling pertama,”katanya.
Apalagi, kata Sohilait, pihak-pihak yang terlibat di dalam pemilihan kepala daerah terutama KPU sebagian besarnya sudah diganti. Untuk itu, kepada pihak-pihak yang terlibat langsung supaya tidak boleh main-main atau memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan hal-hal yang justru dapat merugikan banyak pihak.
“Kita sukseskan, siapapun calonnya pasti Tuhan punya rencana yang terpilihlah itu adalah pemimpin kita. Ada satu yang Tuhan siapkan untuk memimpin kota ini,” katanya.
Page: 1 2
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…