Categories: METROPOLIS

Server Gangguan, Program E-TLE Belum Optimal

JAYAPURA – Penerapan  Electronic Traffic Law  Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik Polda Papua dalam  satu bulan terakhir ini belum optimal. Hal ini karena terkendala  server yang mengalami ganguan. Namun Dirlantas Polda Papua, kini  sedang berusaha untuk mengaktifkan kembali tilang elektronik itu.

  Menurut Dirlantas Polda Papua Kombes Pol Abrianto Pardede, penilangan secara elektronik atau E-TLE pada satu bulan terakhir ini mengalami permasalahan server dari pusat, namun permasalahan itu biasanya tidak lama.

  “Iya hanya bulan ini saja, memang ada ganguan server dari Korlantas, tetapi itu (gangguan) biasanya tidak lama, nanti kalau sudah aktif lagi, kami akan lakukan penindakan seperti biasa,” kata Kombes Abrianto, kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/9).

   Menurut Kombes Abrianto, sebelumnya penilangan secara elektronik atau E-TLE masih bisa digunakan untuk mengirimkan surat sita kepada penguna jalan yang melakukan pelanggaran.

Dia berharap para pelanggar untuk melakukan konfirmasi, apabila sudah mendapatkan surat tilang. Karena jika tidak dikonfirmasi selama tiga bulan, maka akan dilakukan pemblokiran terhadap kendaraan tersebut.

  “Jadi bentuknya komulatif, hari ini tertangkap E-TLE maka dikirim surat tilang, tidak digubris, kemudian ditangkap lagi. Pas bayar pajak data itu dilihat kemudian dilakukan sidangnya dulu, kemudian pemblokirannya baru dibuka,” jelasnya.

  Untuk diketahui saat ini di Kota Jayapura masih memiliki dua titik yang sudah dipasang alat E-TLE, yakni  di arah Dok V (lima), dan di depan Mall Jayapura.

   Mengingat tingkat pelanggaran dan kerawanan kriminal di Kota Jayapura masih cukup tinggi Dirlantas Polda Papua itu berharap akan ada penambahan program E-TLE di beberapa titik di Kota Jayapura.

   “Inikan anggaran cukup besar, kami sedang melobi-lobi ke pemerintah daerah, karena memang banyak di provinsi lain itu banyak mengunakan anggaran daerah,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

4 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

5 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

6 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

7 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

8 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

20 hours ago