

Perluasan cetak lahan sawah di Kota Jayapura yang sudah mulai ditanami padi, Kamis (19/2). Secara keseluruhan Pemprov menargetkan 30 ribu hektar sawah baru di Papua. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua menargetkan perluasan cetak sawah hingga 30.000 hektare sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan, khususnya komoditas beras.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pangan (TPHP) Provinsi Papua, Lunanka V.M.L. Daimboa, mengatakan pada 2025 terdapat empat lokasi cetak sawah di Papua, salah satunya di Kota Jayapura dengan luas 100 hektare.
Menurutnya, pengembangan tersebut diharapkan menjadikan Kota Jayapura sebagai salah satu wilayah andalan dalam program cetak sawah di Papua. Selain 100 hektare yang telah disiapkan di Kota Jayapura, Pemprov Papua tahun ini mengupayakan perluasan lahan hingga 30.000 hektare.
“Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya mendorong swasembada hingga kedaulatan pangan di Papua,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua, Aser Rouw menyatakan dukungan terhadap rencana perluasan cetak sawah tersebut. Ia menjelaskan, tahapan awal yang akan dilakukan meliputi verifikasi lahan bersama Direktorat Pemetaan Lahan Pertanian, dilanjutkan dengan survei, investigasi, dan desain (SID) guna menyiapkan dokumen perencanaan teknis.
Menurut Aser, kemampuan Papua dalam memenuhi kebutuhan beras secara mandiri saat ini baru sekitar 10 persen sehingga masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Dengan realisasi cetak sawah 30.000 hektare, Papua diyakini dapat mencapai kemandirian beras, bahkan berpotensi surplus jika intensitas tanam dilakukan dua kali setahun,” ungkapnya.
Page: 1 2
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…