Categories: METROPOLIS

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

Soal Insiden Luka  yang Dialami Wakil BEM Uncen 

JAYAPURA – Ketegangan menyelimuti pasca-aksi demonstrasi di kawasan Perumnas III Waena, Distrik Heram, Sabtu (15/8) seakan belum selesai. Perbedaan keterangan yang tajam bertolak belakang kini mengemuka antara aparat kepolisian dan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih (BEM Uncen) terkait dugaan kekerasan dan penembakan terhadap Wakil Ketua BEM Uncen, Frengky Kabak.

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah tuduhan penggunaan senjata api oleh jajarannya saat mengamankan aksi. Pihak kepolisian menyatakan bahwa personel di lapangan strictly dibekali senjata laras licin atau pelontar gas air mata.

  “Kemarin tidak menggunakan senjata api. Semua menggunakan laras licin atau pelontar gas air mata saja. Jadi kalau memang dianggap itu ada, ya bisa dibuktikan,” tegas Fredrickus, Senin (17/8).

  Ia menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti luka pada korban dan akan merujuk pada keterangan resmi tim medis/dokter sebagai langkah klarifikasi.

​  Merespons narasi kepolisian, Ketua BEM Uncen Yuluku Wasiangge langsung memberikan tanggapan keras. Mahasiswa secara tegas menolak klaim polisi yang menyebut tidak ada penggunaan peluru dalam penanganan demonstrasi tersebut.

​  Dalam keterangannya Yuluku menegaskan bahwa bantahan polisi berlawanan dengan fakta fisik di lapangan. Korban luka-luka tidak hanya berasal dari massa aksi secara umum, tetapi dialami langsung oleh fungsionaris BEM Uncen, yakni sang Wakil Ketua di Sekretariat/Kawasan Kabesma Uncen.

  Atas dasar itu mahasiswa membeberkan bahwa tindakan aparat di lokasi tidak hanya sebatas penembakan gas air mata. Selain benturan gas air mata, terjadi pula dugaan pemukulan secara fisik menggunakan benda tumpul seperti kayu dan besi, hingga dugaan penembakan peluru.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Perebutan Tiket Nasional Menuju IKN

Pertandingan kategori U-13 dipusatkan di Stadion Mandala, Kota Jayapura. Sementara itu, kategori U-15 dilaksanakan di…

17 minutes ago

Pemprov PBD Perketat Pengawasan MBG Melalui Satgas di Setiap Jenjang

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau di Sorong, Sabtu, mengatakan pengawasan program MBG akan…

1 hour ago

DPC PBB Kabupaten Jayawijaya Tetapkan Peraturan Organisasi dan Susun Program Kerja

Ketua DPC PBB Jayawijaya Raja Sibarani menyatakan ini salah satu agenda terpenting DPC PBB di…

2 hours ago

Pemkab Manokwari Alokasikan Rp46 Miliar untuk Pendidikan Gratis

Bupati Manokwari Hermus Indou, di Manokwari, Sabtu, mengatakan pendidikan merupakan investasi SDM jangka panjang yang…

3 hours ago

Pemprov Papua Diharap Dukung Pemekaran Papua Utara

  Menurut Dina, semangat masyarakat Saireri dalam memperjuangkan calon Provinsi Saireri atau Papua Utara merupakan…

4 hours ago

PT Irian Bhakti Tata Aset, Kejar Laba dan Kontribusi Daerah

   Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua, Elia Loupatty mengatakan, aset perusahaan tersebar di Papua…

5 hours ago