

Lokasi Jati-jati, tempat 2 bendera merah putih dibakar oleh seorang residivis, Rabu (19/8) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Seorang residivis di Merauke diduga melakukan tindakan tidak terpuji. Residivis yang menurut warga setempat baru keluar dari Lembaga pemasyarakatan Klas IIB Merauke pada bulan Maret tahun ini diduga membakar dua bendera merah putih milik warga yang tinggal di Jati-Jati, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke. Aksi dugaan pembakaran 2 bendera meragh putih tersebut terjadi pada Rabu (19/8) sekira pukul 02.00 WIT.
Polisi yang mendapatkan laporan, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekira pkul 10.30 WIT, namun terduga pelaku lebih duluan melarikan diri. Andi, salah satu pemilik bendera merah putih yang dibakar tersebut ketika ditemui media ini membenarkan jika bendera merah putih miliknya yang masih dikibarkan tersebut kemudian dicabut pelaku bersama dengan tiangnya lalu benderanya dibakar.
‘’Tadi pagi sekira pukul 02.00 WIT,’’ katanya. Andi mengaku bendera merah putih milik tetangganya juga mengalami nasib yang sama. Setelah kejadian tersebut, Andi kemudian melaporkan masalah tersebut ke ketua RT. Namun beberapa saat setelah melapor, terduga pelaku mendatanginya dengan membawa 2 parang dan mengancamnya.
‘’Tadi dia datang mengancam saya dengan membawa 2 parang. Dia pikir saya yang melapor ke Polisi, padahal saya hanya melaporkan ke Ketua RT dengan adanya kejadian pembakaran bendera merah putih tersebut,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…