“Pasien yang datang dari Papua Nugini umumnya akan didampingi anggota keluarga sehingga membutuhkan berbagai layanan, seperti transportasi, penginapan, makanan dan kebutuhan lainnya selama berada di Papua,” katanya.
Dia menambahkan secara tidak langsung kondisi ini akan menggerakkan berbagai sektor usaha masyarakat, mulai dari usaha kecil, jasa transportasi, hingga sektor perhotelan dan kuliner.
“Jika dikelola dengan baik, pengembangan hospital tourism dapat memperkuat posisi Papua sebagai pusat layanan kesehatan di kawasan perbatasan Indonesia dan Papua Nugini,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…