

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat dimintai keterangan di Kantor Wali Kota, Senin (17/11). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura kini tengah mengawasi ketat kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setelah realisasi anggaran menunjukkan penurunan signifikan pasca APBD Perubahan. Dimana, berdasarkan laporan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) per 17 November 2025, realisasi keuangan Pemkot tercatat berada pada angka 61,21 persen.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan bahwa pihaknya segera menggelar rapat bersama seluruh pimpinan OPD untuk mengevaluasi capaian tersebut dan menetapkan langkah percepatan.
“Dari laporan Kepala BPKAD, per hari ini realisasi keuangan kita setelah APBD Perubahan itu menurun, 61,21 persen,” ujar Rustan Saru saat dikonfirmasi di Kantor Wali Kota, Senin (17/11).
Melihat serapan yang masih jauh dari target akhir tahun, ia menegaskan pentingnya percepatan oleh seluruh OPD. Pemkot menargetkan realisasi anggaran dapat mencapai 90 persen pada Desember 2025.
“Dengan presentasi yang ada, kita harus pacu. Harapannya bulan Desember nanti kita bisa mencapai 90 persen,” tegasnya.
Page: 1 2
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…