

Filep Hamadi (foto: Mboik Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan nilai investasi pada 2024 sebesar Rp1,5 triliun.
Kepala DPMPTSP Kota Jayapura Filep Hamadi mengatakan hingga saat ini nilai investasi di kota Jayapura sudah mencapai Rp 700 miliar. Dia menjelaskan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari izin membangun yang dikeluarkan oleh DPMPTSP dari target Rp 1,8 miliar kini sudah mencapai Rp 950 juta.
Namun dalam Anggaran Belanja Tetap (ABT) pihaknya telah menaikan tergetnya menjadi Rp 2,50 miliar.
“Penambahan anggaran belanja tersebut dilakukan karena dari target Rp 1,8 miliar telah mencapai 60 persen sehingga kami sangat optimis bisa mencapai Rp 2,5 miliar,”ujarnya.
Lanjut dia, mengenai pelayanan di tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 4.000 jenis layanan baik yang dilaksanakan di Mall Pelayanan Publik (MPP) maupun di kantor dinas teresebut.
Dari pelayanan yang sudah dilakukan sejauh ini, hingga semester I 2024 sudah sebanyak 2.400 lebih pelayanan meliputi layanan Nomor Induk Berusaha (NIB), Online Single Submission (OSS) maupun jenis usaha dan izin non berusaha.
“Layanan non berusaha seperti izin praktik dokter, perawat, apoteker dan izin membangun yang sudah berada di angka 2.400 secara keseluruhan atau sebesar 57 persen,” bebernya.
Dari semua jenis pelayanan perizinan yang dikeluarkan oleh dinas tersebut yang paling banyak adalah pelayanan jenis izin usaha dan perdagangan. Sejauh ini memang untuk pelayanan perizinan jenis tersebut sangat meningkat signifikan di Kota Jayapura.
Dia menambahkan, saat ini wilayah dengan permohonan izin terbanyak berasal dari Distrik Muara Tami, dengan pembangunan yang berlangsung di Koya Barat, Koya Timur, Koya Tengah dan Holtekam.
“Empat wilayah ini yang masih dominan memang dari total penerimaan tadi. Mereka yang penyumbang terbesar untuk PAD Kota Jayapura melalui PTSP,” pungkasnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…