

Muchlis Karim (Robert Mboik Cepos)
JAYAPURA- Inspektur Kota Jayapura Muchlis Karim, minta dukungan dari semua pimpinan organisasi perangkat daerah di Kota Jayapura untuk mendukung penuh menyelesaikan atau menindaklanjuti temuan atau rekomendasi BPK Perwakilan Papua dalam laporan keuangan Pemerintah Kota Jayapura 2022.
“Sesuai arahan Pak Wali juga bahwa temuan BPK ataupun rekomendasi BPK RI itu tetap akan ditindaklanjuti,dari Inspektorat akan menindaklanjutinya batas waktu memang yang disampaikan oleh BPK Perwakilan Papua itu enam puluh hari.” kata Muchlis Karim, Rabu (16/5).
Meski tenggang waktu yang diberikan 60 hari dari BPK, namun Inspektur Kota Jayapura itu optimis bisa menyelesaikannya selama tiga puluh hari. “Dari kita Pemerintah kota Jayapura usahakan tiga puluh hari itu sudah selesi ditindaklanjuti supaya kenapa tiga puluh hari supaya ada hal-hal yang kurang itu bisa segera diselesai kan sebelum enam puluh hari jadi ketika enam puluh hari itu sudah tuntas semuanya itu.” ungkapnya.
Ia menyampaikan pihaknya akan menyelesaikan tindak lanjut sesuai rekomendasi BPK RI tersebut sampai tuntas. “Begitu juga dengan rekomendasi hasil temuan-temuan yang rekomendasi yang sebelum-sebelumnya yang kemarin disampaikan ada tujuh puluh dari delapan ratus sekian itu yang kita sudah tindak lanjuti tujuh puluh enam persen,nah itu akan kita kejar semuanya itu. Kita usahakan paling tidak kita bisa naik untuk tindak lanjut penyelesainnya itu.” pungkasnya
Menurutnya,perlu ada kesadaran OPD untuk menindaklanjuti hasil temuan dari pemeriksaan yang telah dilakukan BPK RI Perwakilan Provinsi Papua tersebut.”Untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi dari BPK itu pasti kita butuh kerja sama dari seluruh OPD yang ada di pemerintah kota apalagi yang terkait dengan rekomendasi dari BPK itu untuk sama-sama kita bersinergi untuk menyelesaikannya itu.”pungkasnya. (roy)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…