Categories: METROPOLIS

Disdik Papua Antisipasi Kekosongan Tenaga Pengajar

Tarik Guru-guru Muda Untuk Ditempatkan ke 12 Sekolah Binaan

JAYAPURA-Dinas Pendidikan Provinsi Papua mengambil langkah antisipatif untuk mencegah kekosongan tenaga pengajar di 12 sekolah binaan Pemerintah Provinsi Papua. Salah satu solusi yang ditempuh yakni menarik kembali guru-guru muda yang diangkat melalui skema K2 dan K3.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama Tabenak mengatakan para guru tersebut saat ini masih tercatat sebagai aset Dinas Pendidikan Papua, meski sementara ditempatkan di dinas provinsi maupun kabupaten.

“Agar tidak terjadi kekosongan di 12 sekolah binaan, solusi yang kami lakukan adalah menarik guru-guru muda yang diangkat berdasarkan K2 maupun K3,” ujar Medlama kepada Cenderawasih Pos, Selasa (17/2).

Menurutnya, setelah proses administrasi selesai, para guru tersebut akan dikembalikan dan ditempatkan di sekolah-sekolah binaan agar proses belajar mengajar tetap berjalan maksimal.

“Guru-guru tersebut masih menjadi sumber daya manusia kami, karena gajinya masih berada di kami. Setelah dikembalikan, selanjutnya kita tempatkan di sekolah binaan,” jelasnya.

Langkah ini diambil menyusul adanya 25 guru yang akan memasuki masa purna tugas dalam kurun waktu 2025 hingga 2026. Sebanyak 13 orang akan pensiun pada 2025 dan 12 orang lainnya pada 2026. Bahkan, pada 2027 jumlah tersebut diperkirakan kembali bertambah.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Papua, kebutuhan tenaga pengajar di 12 sekolah binaan saat ini mencapai 125 orang. Adapun 12 sekolah binaan tersebut terdiri atas tujuh Sekolah Luar Biasa (SLB), yakni SLBN 1 Jayapura, SLBN Pembina Jayapura, SLBN Saereri, SLBN Serui, SLBN Uriwaren, SLB Swasta Sub Byaki Fyadi, dan SLB ABC Harapan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Di Mimika, Seorang Siswa Magang Tewas Dipalu

Setelah insiden itu, korban sempat mendapatkan penanganan dan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah…

29 minutes ago

Tidak Serentak Namun Umat Muslim Tetap Antusias

Pelaksanaan awal bulan suci Ramadan tahun ini memang tidak sama. Untuk organisasi Muhammadiyah telah lebih…

18 hours ago

Persipura Siap Luncurkan Sports Centre

Sejak Persipura didirikan, ini kali pertama tim kebanggaan masyarakat Papua itu memiliki sports centre. Persipura…

19 hours ago

Sertifikasi Tanah Adat di Papua Butuh Kerjasama Lintas Sektor

Menurut Roy, jika pemerintah telah mengeluarkan regulasi namun tidak ada sinkronisasi lintas departemen bersama lembaga…

20 hours ago

Pria Paruh Baya di Mimika Ditemukan Gantung Diri

Kasi Humas Polres Mimika IPTU Hempy Ona, saat dikonfirmasi, Senin sore membenarkan adanya temuan tersebut.…

20 hours ago

Negara Wajib Biayai Kebutuhan Medis Korban Kekerasan

Direktur LBH Apik Jayapura, Nur Aida Duwila mengatakan pembiayaan visum et repertum dan pemeriksaan medis…

21 hours ago