Categories: METROPOLIS

Awal Maret, DPRK Pengangkatan Dilantik

JAYAPURA – Sudah kedua kalinya rencana pelantikan DPRK jalur Pengangkatan Kota Jayapura periode  2024-2029 batal. Pembatalan ini bukan serta merta dilakukan secara sengaja, namun ada hal-hal yang menjadi pertimbangan.

   Menurut Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje menjelaskan, pembatalan pertama yang rencananya akan dilakukan pada Bulan Oktober 2024 lalu, namun karena ada proses gugatan yang diajukan oleh beberapa anggota yang tidak lolos di PTUN Jayapura.

   “Kalau yang kedua ini, sebenarnya tidak ada persoalan, hanya permintaan Walikota Baru, Abisai Rollo untuk ditunda setelah beliau dilantik tanggal 20 lusa di Jakarta,” ujar Evert N Merauje saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di ruangan kerjanya, Senin (17/2).

   “Sebenarnya pelantikan itu kita lakukan hati ini, Senin (17/2), karena harus menunggu pimpinan yang baru, makanya kita tunda awal bulan Maret nanti,” lanjutnya.

   Evert  Merauje mengakui bahwa, 9 orang anggota DPRK pengangkatan ini sudah ada SK, diperkirakan akan lantik setelah walikota dan wakil walikota baru tiba di Jayapura setelah pelantikan.

  “Walikota baru akan tiba di Jayapura sekitar tanggal 3 atau 4 Maret, Dua atau tiga hari setelah itu baru beliau lantik 9 anggota DPRK pengangkatan ini,” jelasnya.

  Ditambahkan, bahwa dari 9 anggota DPRK pengangkatan yang akan dilantik tersebut, satu anggota berhalangan tetap. “Secara SK ada 9 orang, namun 1 orang ini berhalangan tetap karena meninggal dunia, itu berarti yang ada hanya 8 orang,” tuturnya.

   Terkait pengganti satu orang anggota DPRK pengangkatan yang berhalangan tetap, menurut Plt Sekda Kota Jayapura itu akan diproses setelah 8 anggota lain dilantik. “Yang pasti akan diusulkan penggantinya, namun terkait tahapan dan juknisnya nanti kita lihat setelah 8 anggota yang ada ini dilantik dulu,” tutupnya.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Pelarangan Film Pesta Babi Picu Kritik

Pelarangan pemutaran film Pesta Babi di sejumlah daerah dan lingkungan kampus menuai kritik dari kalangan…

30 minutes ago

Bukan Sekadar Paras, Miss Bintang Indonesia 2026 Cari “Srikandi” Sosial dari Timur

Timika dipilih menjadi tuan rumah, menggeser dominasi ibu kota provinsi berkat kelengkapan fasilitas publiknya. Ajang…

1 hour ago

DASS: Kebijakan Pemangkasan Dana Kampung Perlu Ditinjau

ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…

2 hours ago

Jadi Sumber PAD Baru Diskominfo Kembangkan Layanan Video Tron Untuk Umum

Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…

3 hours ago

Satu Dalam Enam, Strategi Kolektif Lepaskan Papua dari Belenggu 3T

Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…

4 hours ago

Pungutan Retribusi Sampah Dimulai dari ASN Pemkab Jayawijaya

Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan,…

5 hours ago