“Ini ide bagus, sehingga pasar bisa lebih hidup dan lebih bervariasi,” tambahnya.
Meski begitu, Rustan menegaskan bahwa seluruh rencana, termasuk festival kopi dan penataan UMKM muda, akan dilaksanakan setelah penataan ulang pasar selesai dilakukan oleh pemerintah kota.
“Semua ini akan dilakukan setelah penataan ulang selesai. Kita ingin pasar ini tertata, aman, dan nyaman dulu, baru kita dorong kegiatan-kegiatan yang bisa menghidupkan kembali suasananya,” tegasnya.
Pasar Mama-Mama Papua selama ini menjadi pusat ekonomi dan pemberdayaan perempuan Papua. Langkah pemerintah untuk menghidupkan kembali pasar ini diharapkan dapat membuka ruang baru bagi pedagang sekaligus mengembalikan kejayaan pasar yang sempat membanggakan masyarakat Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Agenda ini juga diisi dengan dialog dan tatap muka bersama masyarakat, khususnya para tua adat…
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jayapura, Silvia Yoku, mengungkapkan bahwa upaya pencarian terhadap korban…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menegaskan jika pemerintah daerah sangat serius dalam memerangi…
Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Inf. Ilham Datu Ramang menyatakan setelah adanya payung hukum terhadap pelarangan…
Kami akan lihat tren pada masa keberangkatan lalu, dan fokus pada wilayah-wilayah dengan peningkatan penyaluran…
Menurutnya, kondisi keamanan di rumah dinas pejabat maupun di lingkungan Kantor DPRK Mimika sudah sangat…