Terkait dengan program makan bergizi ini, Ramses menekankan agar pemerintah kabupaten/kota memanfaatkan kearifan lokal dalam pelaksanaan program tersebut. Misalnya, memanfaatkan pangan lokal seperti sagu menjadi mie sagu atau jadi beras dan lainnnya.
“Nanti ditambah dengan sumber-sumber gizi lainnya dari ikan, daging atau ayam. Tetapi kami masih akan berkoordinasi dengan pusat terkait hal teknis simulasi program tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya, gubernur menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota terkait pelaksanaan simulasi makan gizi gratis. “Saya minta kepada daerah di kabupaten/kota membuat simulasi makanan bergizi dengan memanfaatkan kearifan lokal masing-masing daerah yang ada di Papua,” ucap Ramses.
Lanjutnya, simulasi ini sebagai data pembanding karena biaya makanan bergizi di Papua dan Pulau Jawa berbeda. “Kami mau hitung satu porsi dengan asupan gizi yang cukup itu berapa di Papua. Menu makanan bergizi ini tak perlu sama dengan menu di Pulau Jawa, tetapi asupan gizi harus sama-sama mencukupi,” tuturnya.
Gubernur meminta setiap makanan diukur gizi dan nutrisinya, dari simulasi tersebut akan ketahuan berapa biayanya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…