Lebih jauh, Lily sampaikan setiap kebijakan harus diarahkan pada hasil yang konkrit. Pendidikan harus menghasilkan anak-anak yang benar-benar cerdas dan berdaya saing, layanan kesehatan harus mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi, dan pembangunan infrastruktur harus membuka akses ekonomi bagi masyarakat di wilayah terpencil.
“Keberhasilan pemerintahan Papua tidak lagi diukur dari seberapa besar anggaran yang dibelanjakan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Akan tetapi sinergi pembiayaan dan penguatan PAD adalah dua pilar utama untuk menjaga kesinambungan pembangunan di tengah pengurangan dana transfer pusat.
“Keduanya menjadi jalan realistis untuk memastikan visi Papua Cerah (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni) tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar hidup di tengah rakyat,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
‘’Ada komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara. Dan juga kehadiran kodim 1707 Merauke tentu…
Kepala Kampung Karya Bumi, Muryani, menjelaskan bahwa lahan pemakaman umum tersebut dibeli dari pemilik tanah…
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya…
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasie Propam Aiptu Frans Risamau hari ini dilakukan Gaktiplin bagi setiap…
“Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles ke-3. Kemudian intinya adalah ada kerja sama dan komitmen…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan masalah saling serang diantara masyarakat yang dipicu dari…