Categories: PEGUNUNGAN

Pemkab Jayawijaya Bakal Dorong Aturan LMA Jadi Perda

Buntut Aksi Saling Serang Picu Aktifitas Masyarakat Terganggu

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan jika dampak dari aksi saling serang yang terjadi di wilayah Kabupaten Jayawijaya sangat mengganggu aktifitas masyarakat di wilayah ini, oleh karena itu, pemerintah akan mengeluarkan satu regulasi peraturan daerah (Perda) bersama dengan LMA, guna mengatur pelanggaran yang terjadi di wilayah ini.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan masalah saling serang diantara masyarakat yang dipicu dari tak ada kesepakatan penyelesaian masalah denda adat ini dari Keluarga Pelaku (Lanny Jaya) dan kelurga Korban (Yahukimo), sehingga terjadi sedikit keributan antara kedua kelompok ini.

“Kami selaku pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya turut prihatik atas kejadian ini karena kedamaian, keamanan dan aktifitas masyarakat di wilayah ini terganggu, sebagai kabupaten induk kami menginisiasi mengajak Wagub Papua Pegunungan, Wabub Lanny Jaya, MRP, LMA untuk menyelesaikan masalah ini,”ungkapnya Selasa (20/1) di Kantor Bupati Jayawijaya.

Setelah pertemuan pimpinan daerah, Lanjut Bupati Murib, pihaknya langsung bergerak menemui dua kelompok masyarakat baik dari Lanny Jaya yang ada di Kelurahan sinakma, maupun kelompok masyarakat Yalli yang ada di Map lima, hasilnya disampaikan secara terbuka tidak akan lagi terjadi konflik dan bersepaktan bersama untuk menyelesaikan secara damai.

“Karena sudah sepakat untuk dilakukan penyelesaian secara damai, mungkin mediasi akan dilakukan oleh wakil Gubernur, Kabupaten Lanny Jaya, Yahukimo dan Kita selaku tuan rumah, kami juga sudah membantu kedua belah pihak dengan memberikan bantuan beras masing -masing 2 ton,”Kata Bupati Jayawijaya

Mantan Dandim 1702/ Jayawijaya juga mengaku pemberian bantuan ini sebagai bentuk kekeluargaan sebab kedua kelompok ini sudah meminta maaf kepada pemerintah Kabupaten jayawijaya atas terganggunya ketertiban dan keamanan kota Wamena dan pemerintah juga berharap masalah ini bisa diselesaikan secepatnya.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Jayawijaya untuk bisa kembali beraktifitas secara normal usai beberapa hari merasa terganggu dengan situasi yang memenas dari penyelesaian masalah denda adat,”bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

38 minutes ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

2 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

3 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

9 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

10 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

22 hours ago