Categories: METROPOLIS

Di Tengah Keterbatasan Fiskal Pemerintah Dituntut Berkolaborasi

JAYAPURA – Pemerintahan di Papua hari ini dihadapkan pada ujian serius di tengah ruang fiskal yang semakin sempit. Sementara publik menuntut pemerintah harus ada percepatan layanan dasar bagi masyarakat. Layanan dasar tersebut diantaranya; pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. sementara di satu sisi kapasitas anggaran daerah kian tertekan.

Menanggapi kondisi ini, Dosen Hukum Tata Negara Universitas Cenderawasih (Uncen) Lily Bauw menyebut tantangan ini tidak bisa disikapi dengan rutinitas birokrasi, tetapi dengan keberanian untuk berinovasi dan menata ulang kebutuhan yang prioritas.

Menurutnya, kebutuhan publik di Papua sangat mendasar. Masih banyak anak di wilayah pedalaman belum bersekolah, angka kematian ibu dan bayi masih tinggi, dan banyak kampung yang terisolasi karena infrastruktur yang belum terbangun.

“Situasi ini menuntut kepemimpinan yang berani mengambil keputusan strategis dan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan langsung untuk rakyat,” kata Lily dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/10).

Namun, ruang fiskal daerah kini semakin terbatas. Pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 memangkas Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebagai konsekuensi kebijakan penguatan program nasional.

Dampaknya nyata, kata dosen tata negara itu, kemampuan daerah untuk membiayai layanan publik ikut menyempit. Di sinilah pentingnya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan sekadar untuk menambal kekurangan, tetapi untuk menjaga kemandirian fiskal dan keberlanjutan pelayanan dasar.

Di tengah keterbatasan tersebut, sinergi pembiayaan menjadi kunci pemerintah daerah harus membangun kolaborasi dengan mitra pembangunan seperti; pemerintah pusat, lembaga donor, dan sektor swasta.

Hal ini dilakukan agar beban fiskal tidak ditanggung sendiri. Pendekatan ini bukan hanya soal tambahan dana, tetapi memperkuat tata kelola, akuntabilitas, dan kapasitas implementasi di lapangan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dibacok Bertibu-tubi, Seorang Pedagang Meregang Nyawa

Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…

10 hours ago

Dua Menteri Dituding Ikut Merusak Papua

Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…

11 hours ago

Mahasiswa Kecewa, Menteri HAM Dianggap Melanggar HAM

Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…

12 hours ago

Pembayaran Denda Adat Belum Temukan Titik Temu Dua Kelompok Warga Memanas

Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…

15 hours ago

Tetapkan PBB P2 Bandara Rp 11,1 Miliar, Angkasa Pura Ajukan Keringanan

Penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dan Bupati Jayapura, yang sebelumnya telah disepakati dan…

17 hours ago

Ditemukan Sejumlah Siswa Belum Lancar Membaca

Sekolah rakyat terintegrasi 77 Merauke yang menempati sebagian dari gedung SMKN 2 Merauke di Jalan…

17 hours ago