Categories: PEGUNUNGAN

Pembayaran Denda Adat Belum Temukan Titik Temu Dua Kelompok Warga Memanas

WAMENA– Dipicu pembayaran denda adat penyelesaian kasus pembunuhan di depan GPDI El Shaday Wamena beberapa waktu lalu yang hingga saat ini belum ditemukan titik temu. memicu tensi dua kelompok masa kembali memanas antara keluarga korban dari Yahukimo dan keluarga pelaku dari Lanny Jaya hingga keduanya saling jaga dalam Kota Wamena.

Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu sebab dari pihak keluarga korban meminta pembayaran Rp 15 milyar, 50 ekor wam (babi), sedangkan kesanggupan dari keluarga pelaku hanya menyediakan uang tunai Rp 1 milyar lebih, 35 Wam dan 30 noken adat .

Akibatnya dari pihak keluarga korban tak menerima, ketika dua kelompok ini pulang terjadi saling serang namun berhasil dilerai oleh aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya dan kedua kelompok tersebut membubarkan diri , ironisnya masa dari keluarga pelaku yang hendak naik ke kelurahan Sinakma melalui jalan Yosudarso, ada yang terluka dan meninggal dunia usai terkena alat tajam milik rekannya sendiri.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara,S.IK membenarkan adanya dua kelompok masa yang saling saling serang pasca penyelesaian masalah secara adat yang dimediasi polres Jayawijaya karena tak ada kesepakatan dalam pertemuan kedua belah pihak.

“Pasca saling serang tersebut kita sudah berhasil lerai, namun saat kedua kelompok ini pisah terjadi insiden lain dari kelompok keluarga pelaku ada yang terluka dan meninggal dunia karena terkena benda tajam dari rekannya sendiri,”ungkapnya di Wamena Selasa (20/1)

Menurutnya, korban mengalami luka tikaman di dada saat hendak pulang bersama kelompoknya, namun dipastikan itu bukan karena aksi saling serang antara kedua kelompok ini tersebut, ketegangan kembali terjadi pasca keluarga korban ingin melakukan ritual bakar darah tepatnya didepan Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

21 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

1 day ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

1 day ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

1 day ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

1 day ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

1 day ago