Categories: METROPOLIS

Sampah Kali Acay Menumpuk, Warga Sekitar Resah

JAYAPURA – Kondisi Kali Acay Abepura, distrik Abepura kembali dikeluhkan warga. Sebab, saluran irigasi tersebut tidak terjaga sehingga penuh sampah dan mengeluarkan bau tidak sedap.

  Bukan hanya warga sekitar yang mengeluh, tetapi pengguna jalan yang melewati pinggiran kali tersebut pun merasa terganggu dengan bau yang muncul dari sungai tersebut. Apalagi keadaan tersebut di jalan yang sering dilewati masyarakat terutama pelajar.

  “Kalau bau ya bau, apalagi kalau ada angin. Karena rumah saya sudah di sini mau bagaimana lagi?,” ujar Tiwi (30), salah satu warga yang tinggal di pinggir Kali Acay  kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/1) siang.

  Selain bau yang tidak sedap, lanjut Tiwi, Kali Acai ini juga penuh dengan sampah plastik. Kondisi sungai juga dianggap seperti tempat pembuangan sampah umum. Padahal di pinggiran kali tersebut terdapat bak sampah yang telah disediakan oleh pemerintah kota.

  Akan tetapi, kata Tiwi, bak sampah yang telah disediakan itu cepat penuh, sehingga masyarakat terkadang resah karena tidak cepatnya para petugas untuk mengangkat bak penampungan sampah tersebut untuk digantikan dengan yang baru atau yang masih kosong.

  “Sungai kotor akibat banyak warga membuang sampah sembarangan, ditambah bak sampahnya lama diangkat dan tidak cepat diganti,” katanya.

   Sebagai warga setempat, Tiwi berharap pihak terkait lekas turun tangan dan melakukan pembersihan secara rutin. Misalnya satu minggu satu kali atau satu bulan satu kali.

“Kalau sudah bau seperti ini, warga setempat juga tidak mau untuk bersih-bersih, takut gatal-gatal. Ini tugas siapa saya tidak tahu, paling perairan yang harus tanggung jawab,” pungkasnya.

  Tak hanya Tiwi, salah seorang pengendara sepeda motor, Anji (24) saat melintas di jalan pinggiran Kali Acay itu mengatakan tumpukan sampah itu sudah lama tidak diangkut kini tambah banyak, belum lagi kalau hujan turun pasti akan tambah banyak.

  Menurutnya, banyaknya  tersebut itu terkesan dibiarkan pihak , sehingga merusak pandangan mata serta dan mencium aroma tak sedap. “Kenapa semakin banyak sampahnya, apa gak ada petugas kebersihan yang membersihkannya,” ujar Anji kepada Cenderawasih Pos di lokasi.

  Warga berharap tumpukan Sampah-sampah itu supaya dibersihkan pihak terkait agar tak merugikan masyarakat. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Krisis Stok Darah Mimika, PMI Desak Pemda Bangun UDD Mandiri

​Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…

3 hours ago

Sat Reskrim Polres Jayawijaya Ringkus Pelaku Penggelapan Uang di Morowali

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…

4 hours ago

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Program Puncak Cerdas

Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…

5 hours ago

TNI-Polri Sita Belasan Sajam dan Senapan Angin di Puncak Jaya

Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…

6 hours ago

2 Dari 3 BB yang Didapatkan Dari Tangan TH Tak terdaftar di Samsat Jayawijaya

Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…

7 hours ago

Ekowisata Mangrove Pigapu, Babak Baru Kemandirian Adat Kamoro di Mimika

Sebuah langkah baru pariwisata berbasis komunitas lahir di Tanah Papua. Lewat Paket Eduwisata dan Sejarah…

8 hours ago