

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat menyematkan tanda peserta Sekolah Lapang Gempabumi di Aula Kantor Kampung Holtekamp, Rabu (15/10). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana gempabumi dan tsunami di Papua, khususnya di wilayah pesisir Kota Jayapura, Stasiun Geofisika Kelas I Jayapura menggelar kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) di Kampung Holtekamp, Rabu (15/10).
Kegiatan ini mengusung tema “10 Tahun SLG Membangun Budaya Sadar, Siaga, dan Selamat dalam Menghadapi Gempabumi dan Tsunami.”
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru yang hadir membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada BMKG atas penyelenggaraan program edukatif ini.
Ia menilai kegiatan SLG sangat penting, mengingat Kota Jayapura termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap gempabumi dan tsunami, terutama di kawasan pesisir seperti Holtekamp.
“Ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini harus disambut baik dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ini bagian dari upaya bersama untuk memastikan keselamatan masyarakat saat menghadapi ancaman bencana,” ujar Rustan Saru.
Kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi ini diikuti oleh aparat kampung, pelajar, tokoh masyarakat, dan unsur relawan kebencanaan. Peserta dibekali pengetahuan tentang potensi gempa bumi dan tsunami di wilayah Papua, tata cara evakuasi mandiri, serta simulasi tanggap darurat.
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…