Rustan juga meminta agar Disnaker melakukan pemantauan pasca pelatihan untuk memastikan sejauh mana pelatihan ini berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan peserta.
“Setelah pelatihan selesai, peserta harus didata — siapa yang sudah bekerja, siapa yang sudah buka usaha, dan siapa yang belum. Kalau ada yang belum terserap, evaluasi penyebabnya agar program ke depan bisa lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Program pelatihan ini diharapkan tidak hanya menambah keterampilan teknis peserta, tetapi juga menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan pemuda OAP, sehingga mereka dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi daerah melalui sektor otomotif.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi dan ketepatan penyaluran BBM…
Presiden Prabowo Subianto menerima surat apresiasi dari siswa SMK Negeri 1 Sorong, Papua Barat Daya,…
Pemerintah Kota Jayapura didesak untuk segera mendorong peningkatan kemandirian fiskal daerah. Hal ini dinilai penting…
Ada yang menganggap ini akal-akalan untuk mempersiapkan Presiden di tahun 2029 sama seperti sidang perubahan…
Turut mendampingi Bupati Jayapura dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, Theopilus…
Qodari memastikan Badan Gizi Nasional (BGN) tetap melanjutkan pelaksanaan program sambil melakukan evaluasi dan pembenahan…