Rustan juga meminta agar Disnaker melakukan pemantauan pasca pelatihan untuk memastikan sejauh mana pelatihan ini berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan peserta.
“Setelah pelatihan selesai, peserta harus didata — siapa yang sudah bekerja, siapa yang sudah buka usaha, dan siapa yang belum. Kalau ada yang belum terserap, evaluasi penyebabnya agar program ke depan bisa lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Program pelatihan ini diharapkan tidak hanya menambah keterampilan teknis peserta, tetapi juga menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan pemuda OAP, sehingga mereka dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi daerah melalui sektor otomotif.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…
Pelatih kepala Persipura, Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi bagi pemain yang disebut-sebut sebagai masa depan…
Pendekatan strategis yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif maupun lahan…