

Plt Bapperida Papua, Jimmy Alberto Thesia (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua, evaluasi penyerapan anggaran target 45 persen dari sumber dana Otonomi Khusus (Otsus) bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI.
Plt Bapperida Papua, Jimmy Alberto Thesia menyebut, pihaknya akan melaksanakan proses salur di tempat yang dilakukan di Jayapura. Ini dikarenakan realisasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk Otsus rata-rata berada di angka 26 persen.
“Sementara secara keseluruhan sumber dana baru pada angka 51 persen,” terang Jimmy kepada Cenderawasih Pos, Senin (15/9).
Ia menerangkan, syarat salur secara ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 33 tahun 2024 dimana untuk tahap II. Pertama, realisasi penyerapan anggaran minimal 50 persen. Kedua, capaian output minimal 15 persen dan laporan realisasi anggaran. Ketiga, capaian output dari SiLPA tahun anggaran sebelumnya.
“Lalu keempat, khusus Papua adalah laporan realisasi Siswa Unggul Papua (SUP),” jelasnya.
Page: 1 2
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…