

JAYAPURA- Resedivis kasus Curanmor dengan inisial MI kembali berulah, kali ini pemuda yang tinggal di APO Bukit Barisan tersebut diduga melakukan aksi pencurian dengan mengambil barang warga berupa televisi 32 inch, satu buah kompor dan satu buah wajan pada awal Februari di APO Bukit.
Atas perbuatannya itu, berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/132/II/Papua/Res Jpr Kota tanggal 07 Februari 2020 tentang Pencurian. Maka Tim Opsnal Polresta Jayapura Kota melakukan penangkapan terhadap pelaku di Jalan Percetakan, Distrik Jayapura Utara, Kamis (16/7).
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polresta Jayapura Kota AKP Jahja Rumra menerangkan, pelaku melakukan aksinya tidak sendiri. Namun bersama beberapa teman lainnya yang saat ini sedang dalam pengejaran. “Pelaku diamankan saat asyik bermain kartu di depan Toko Pasifik, ia diamankan tanpa perlawanan,” ucap Jahja, Kamis (16/7).
Pelaku lanjut Jahja telah diamankan di Mapolresta Jayapura Kota untuk diintrogasi. Sementara pelaku lainnya melarikan diri kea rah hutan ketika Tim melakukan pengejaran di APO Bukit Barisan. “Tim berhasil mengamankan barang bukti di atas rumah warga yang ada di Apo Bukit Barisan,” ucap Jahja.
Lanjutnya, pelaku juga merupakan residivis dengan kasus curanmor yang bebas dari lapas abe bulan september 2019. Sementara itu, Tim masih lakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya dengan inisial SW dan BI. (fia/wen)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…