

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura terus mematangkan persiapan pengoperasian rumah singgah yang akan digunakan untuk menampung warga penyandang masalah sosial. Fasilitas ini dirancang sebagai solusi penanganan sementara bagi masyarakat rentan, termasuk gelandangan, pengemis, serta warga yang membutuhkan perlindungan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, menyampaikan bahwa secara keseluruhan kesiapan rumah singgah tersebut telah rampung. Baik dari sisi sarana, prasarana, maupun dukungan teknis operasional, semuanya telah disiapkan dengan maksimal oleh pemerintah kota.
“Pada prinsipnya semua sudah siap. Namun saat ini kami masih menunggu satu pihak dari unsur adat atau pemilik yang belum melakukan penandatanganan dan penyerahan kunci,” ujar Mathius ke Cepos, Rabu (15/4).
Ia menjelaskan bahwa proses administrasi dan kesepakatan dengan pemilik lahan maupun bangunan menjadi tahapan penting yang harus diselesaikan sebelum rumah singgah tersebut resmi difungsikan. Hingga kini, masih terdapat satu orang yang belum memberikan persetujuan akhir, sehingga proses penyerahan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
Menurutnya, Pemerintah Kota Jayapura telah memenuhi berbagai harapan dan kesepakatan yang sebelumnya diajukan oleh pihak terkait. Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya itikad baik agar proses ini dapat segera dituntaskan.
“Kami tinggal menunggu itikad baik dari yang bersangkutan, karena semua hal yang menjadi harapan sudah dipenuhi oleh pemerintah kota,” tambahnya.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…