

Tumpukan sampah di jalan kali Acay Abepura yang belum diangkut petugas, Rabu (15/4). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Sampah masih menjadi masalah utama lingkungan. Tumpukan sampah kerap terlihat di pinggir jalan, yang tentu mengganggu aktivitas warga serta merusak pemandangan bagi pengguna jalan. Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah juga masih sangat memprihatinkan, terutama akibat minimnya tempat pembuangan sampah.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, sejumlah sampah terlihat menumpuk di Jalan Kali Acay tepatnya dekat Jalan Raya Abepura. Sampah yang menumpuk terdiri atas plastik, sisa makanan, serta sampah rumah tangga.
Meski tidak diketahui pasti tumpukan sampah itu sejak kapan, namun menimbulkan pemandangan tak elok serta mengeluarkan bau tak sedap dan berpotensi mencemari lingkungan jika terus dibiarkan. Apalagi keberadaan sampah itu tepat di pinggiran Kali Acay.
Joko (27) Driver ojek online (Ojol) mengaku sampah tersebut berada di lokasi itu sejak, Selasa (14/4) malam, namun hingga Rabu (15/4) sekira pukul 11.00 WIT belum juga diangkut petugas. Padahal letaknya tidak jauh dari jalan utama (Jalan Raya Abepura).
Hal ini Joko mengungkapkan karena, di hari yang sama dirinya juga melintas di lokasi tersebut mengantar penumpang. Ia melihat tumpukan sampah yang dibuang oleh warga setempat. Menurutnya, jika dibiarkan begitu saja, tumpukan sampah tersebut dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan membuat warga setempat tidak nyaman.
“Kebetulan juga saya tinggalnya di sekitar sini, kalu tidak salah tadi malam (Selasa, 14 April 2026) tumpukan sampah itu sudah ada di situ pas saya lewat habis antar penumpang. Mungkin petugasnya belum diangkat kali ya, tapi ini sudah siang,” ujarnya.
Meski demikian Joko juga tidak menyalakan petugas, meski hingga pukul 11.00 WIT sampah tersebut tak kunjung diangkut. Mungkin sampah malam sudah diangkut, namun ada yang terlambat buang sampah, sehingga masih menumpuk. Namun ia berharap keberadaan sampah tersebut di pinggir Kali Acay itu tak berlangsung lama, mengingat kondisi cuaca di Kota Jayapura tidak menentu.
Page: 1 2
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…
Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…
Sebuah langkah baru pariwisata berbasis komunitas lahir di Tanah Papua. Lewat Paket Eduwisata dan Sejarah…