Categories: METROPOLIS

Terdakwa Pembunuhan di Skow Dihukum 7 Tahun Penjara

JAYAPURA – Sidang putusan kasus pembunuh terhadap Almarhum Yakob Batalayeri oleh terdakwa berinisial OL, dan pengeroyokan terhadap Yanbes Batalayeri (22) anak dari korban, oleh pelaku berinisial DL, SL, SN, BN dan YN  digelar di Pengadilan Negeri Jayapura,  Kamis (13/2).

   Majelis Hakim pengadilan negeri kelas 1 A Jayapura menjatuhkan vonis hukuman kepada terkawa OL dengan hukuman  tujuh tahun penjara, sementara kelima terdakwa yang ikut melakuakn pengeroyokan anak korban,  dihukum 1,5 tahun penjara.

   Hal ini disampaikan Karel Alwer selaku Ketua Pemuda Tanimbar Provinsi Papua sekaligus Tim kuasa hukum dari korban ketika dihubungi Cenderawasih Pos, Jumat (14/2).

“Yang melakukan pembunuhan dihukum tujuh tahun penjara, sedangkan pelaku pengeroyokan cuma masing-masing hukuman hanya 1,5 tahun penjara,” kata Karel dalam keterangannya.

   Dengan putusan tersebut, jelas Karel pihak keluarga tidak terima, persidangan pun sempat ribut namun tidak berlangsung lama. Ia mengaku tidak tahu pasti penyebab dari keributan itu. Tapi yang pasti hukuman yang diberikan majelis hakim kepada terdakwa tidak sebanding dengan perbuatannya.

  Seperti diketahui kasus tersebut terjadi di Skouw Sae Transat AD pada tanggal, 16 Agustus 2024 lalu. Kejadian berawal ketika kepala kampung Skow merencanakan pembangunan jalan kampung yang rutenya harus melewati dibagian belakang rumah korban.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

21 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

1 day ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

1 day ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

1 day ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

1 day ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago