

WNA PNG saat diserahkan ke Imigrasi karena tidak terbukti kasus penyelundupan, Senin (13/10) (Foto/Humas Polda)
JAYAPURA-Subsatgas Gakkum Direktorat Polairud Polda Papua melaporkan perkembangan terbaru penanganan kasus dugaan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) dan sepeda motor hasil curian yang berhasil diungkap di perairan Tanjung Kayu Batu, Kota Jayapura, pada Sabtu (11/10) dini hari.
Dari hasil pemeriksaan lanjutan, seorang warga negara asing asal Papua New Guinea (PNG) bernama Patrick Thomas (20) diserahkan kepada pihak Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura pada Minggu (12/10).
Penyerahan dilakukan setelah penyidik memastikan bahwa yang bersangkutan tidak terlibat langsung dalam tindak pidana penyelundupan tersebut.
Kasubsatgas Gakkum Polair, Ipda Jarwadi, menjelaskan bahwa keputusan menyerahkan WNA itu kepada pihak Imigrasi diambil berdasarkan hasil pemeriksaan dan pertimbangan kemanusiaan, termasuk kendala komunikasi yang muncul akibat perbedaan bahasa.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan keterlibatan langsung dari WNA tersebut dalam kegiatan penyelundupan. Oleh karena itu, kami berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk proses pemulangan yang bersangkutan sesuai prosedur yang berlaku,” ungkap Ipda Jarwadi Senin (13/10)
Menurut Jarwadi, langkah ini menjadi bentuk sinergi lintas instansi dalam menangani kasus yang bersinggungan dengan hukum dan keimigrasian. “Koordinasi semacam ini penting agar proses hukum berjalan transparan dan sesuai aturan, terlebih jika melibatkan warga negara asing,” tambahnya.
Page: 1 2
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…