Categories: METROPOLIS

DKLH Papua Beri Pelatihan Mebeler Bagi Masyarakat Adat di Papua

JAYAPURA – Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Papua memberikan pelatihan pengolahan kayu mebeler kepada 14 orang perwakilan dari masyarakat adat di 9 kabupaten/kota di Papua. Pelatihan pengolahan kayu digelar di Jayapura, mulai  Senin (14/10).

   Dalam pelatihan yang digelar selama 10 hari kedepan ini, DKLH mengundang instruktur dari luar daerah untuk melatih para peserta yang didominasi pria. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua, Aristoteles Ap  mengatakan pentingnya pelatihan mebel bagi masyarakat adat Papua.

  “Dengan bimbingan dari instruktur yang berasal dari Jepara, kita harap para peserta mampu melakukan kegiatan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam kayu yang kita miliki di Papua,” kata Aristoteles Ap kepada Cenderawasih Pos.

   Dari pelatihan ini, ia berharap para peserta bisa mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat sekitar tempat di mana mereka tinggal. “Usai mengikuti kegiatan ini, secara tidak langsung mereka bisa mengaplikasikan ilmunya ke masyarakat sekitar,” ujarnya.

  Dengan potensi sumber daya alam yang ada, kedepan DKLH juga akan memberikan pelatihan terkait hasil hutan kayu, hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan dengan melibatkan masyarakat adat Papua yang tinggal di dalam maupun sekitar kawasan hutan.

   “Kita berharap ada regulasi yang bisa memihak kepada orang Papua, memberikan ruang kepada orang Papua untuk mengelola hasil kayu melalui mebel dan bisa dikirim ke luar Papua termasuk luar negeri,” harapnya.

  Kendati demikian, mereka tak akan merusak alam itu sendiri. Sebab kata Aristoteles, ada sistem kultur yang diterapkan DKLH untuk melatih masyarakat, yakni tebang 1 pohon menanam 10 pohon.

   Menurutnya, mayarakat adat Papua punya hak yang sama untuk menikmati hasil hutan kayu yang mereka miliki menjadi hak ulayat dari masyarakat adat itu sendiri. “Hasil hutan kayu harus dikelola dengan baik untuk mendapatkan nilai jual, sehingga kita harus melatih mereka dalam membuat produk dari kayu yang baik dan menarik dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

7 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

10 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

12 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

13 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

14 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

15 hours ago