Categories: BERITA UTAMA

MoU Antara RI-PNG Ditindaklanjuti

JAYAPURA-Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri (BPPKLN) Provinsi Papua Suzana Wanggai mengatakan tindak lanjut MoU tentang kesepakatan kerjasama hubungan bilateral antar RI-PNG terus berlanjut.

  Saat ini pihaknya sedang membahas terkait rencana pertemuan bilateral antara dua negara. Pertemuan tersebut untuk membuat Standar Oprasional (SOP) tentang  pergerakan transportasi untuk lintas batas.

   “Karena kedepannya bus dari Kota Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia akan diizinkan masuk ke daerah perbatasan tepatnya di daerah Vanimo PNG pun juga demikan dari sana bisa masuk sampai di terminal Tipe A Entrop,” ujarnya saa ditemui awak media di Jayapura, Senin (14/10).

   Meski kerjasama tersebut belum adanya keputusan yang final, namun dapat dipastikan akan  terealisasi. Bahkan dengan adanya kesepakatan awal pergerakan transportasi lintas negara mulai berjalan. Sebagaimana waktu kunjungan Paus Fransisksus ke Vanimo pada September kemarin.

   Hampir ribuan umat Katholik dari Indonesia boleh masuk menggunakan kendaraannya masing masing sampai di PNG. Itu membuktikan bahwa kerjsama yang dibangun pemerintah selama ini sangat memberi dampak kepada masyarakat. Terutama dalam hal permudah akses keluar maupun masuk ke negara tetangga itu.

   “Artinya bahwa dengan kerjasama ini, kita boleh dengan mudah masuk ke PNG, pun juga masyarakat PNG bisa masuk sampai di Jayapura, tanpa harus berpindah pindah angkutan lagi,” kata Suzana Wanggai yang kini dipercaya menjabat Pj Bupati Kepulauan Yapen.

   Lebih lanjut kerjsama lintas negara tersebut sangat berdampak pada banyak hal salah satunya peningkatan ekonomi masyarakat. Karena dengan adanya ruang melalui aksea masuk, perputaran uang di Kota Jayapura maupun PNG akan semakin tinggi. Hal itu terjadi karena daya beli masyarakat semakin tinggi.

   Suzana berharap di akhir tahun 2024, kerjasama tersebut sudah mencapai titik finis. Apalagi jelang akhir tahun yang tentunya perputaran uang di tengah masyarakat akan semakin tinggi. Dengan adanya kerjsama tersebut, maka akan mendorong peningkatan PAD di Kota Jayapura. “Kita berdoa saja semoga akhir tahun ini sudah ada keputusan yang final soal kerjsama ini,” tuturnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Puskesmas Rimba Jaya Tak Luput dari Pemalangan

Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…

1 hour ago

Stunting di Merauke Capai 17,4 Persen

Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…

2 hours ago

Pemkab Jayawijaya-PLN UP3 Wamena Launching Program Jayawijaya Terang di Distrik Tailarek

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…

2 hours ago

Camporee Pathfinder Arafura International Bentuk Karakter Generasi Muda

Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…

3 hours ago

Dua Unit Ruko dan Satu Garasi Ludes Terbakar

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…

3 hours ago

Polisi Beberkan Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Jalan Logpon Mimika Tewaskan Seorang Pria

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…

4 hours ago