Sementara itu Koordinator Peserta pelabihan mebeler yang berasal dari Keerom, Urbanus Mangga mengaku siap untuk bekerja dengan potensi alam yang cukup banyak. “Masyarakat adat perlu dibina dan dilatih, sehingga mereka bisa tahu tentang kerja-kerja mebeler,” ucapnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kadis DKLH Papua yang bisa mengumpulkan masyarakat di setiap kabupaten/kota dan memberikan pelatihan. “Kami siap bekerja di kabupaten masing-masing dengan dorongan dari pemerintah melalui dana Otsus,” kata Urbanus.
Ia pun mengaku pelatihan seperti ini dapat membantu mereka, dan setelah dari kegiatan ini ia dan peserta lainnya akan menerapkan kepada masyarakat lainnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…