Sementara itu Koordinator Peserta pelabihan mebeler yang berasal dari Keerom, Urbanus Mangga mengaku siap untuk bekerja dengan potensi alam yang cukup banyak. “Masyarakat adat perlu dibina dan dilatih, sehingga mereka bisa tahu tentang kerja-kerja mebeler,” ucapnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kadis DKLH Papua yang bisa mengumpulkan masyarakat di setiap kabupaten/kota dan memberikan pelatihan. “Kami siap bekerja di kabupaten masing-masing dengan dorongan dari pemerintah melalui dana Otsus,” kata Urbanus.
Ia pun mengaku pelatihan seperti ini dapat membantu mereka, dan setelah dari kegiatan ini ia dan peserta lainnya akan menerapkan kepada masyarakat lainnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…