Ia menyebutkan, sanksi bagi pelanggar cukup berat. Kendaraan akan ditahan selama tujuh hari, dan jika sopir mengulangi pelanggaran, maka izin trayeknya akan dibekukan.
Justin juga mengimbau para sopir agar mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang tertib dan nyaman di Kota Jayapura. Dishub, lanjutnya, akan rutin melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan angkutan umum beroperasi sesuai ketentuan.
“Kami harap para sopir jangan sembarangan parkir atau menaikkan penumpang di luar terminal. Pengawasan rutin akan terus kami lakukan agar lalu lintas di Kota Jayapura tetap tertib dan lancar,” katanya.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Jayapura berharap tercipta kedisiplinan, ketertiban, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan serta masyarakat yang menggunakan jasa angkutan umum di wilayah Kota Jayapura. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menyatakan dukungan penuh terhadap Program…
Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Pemerintah Kampung Kampung Kayo Pulo terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai langkah…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengungkapkan bahwa pendidikan dan pemenuhan gizi merupakan dua sektor yang…