Categories: METROPOLIS

Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Hadirkan Aplikasi IKS

JAYAPURA-Dalam rangka  memastikan keakuratan data penerima manfaat bantuan sosial dari pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia hingga ke tingkat pemerintah kota Jayapura,  maka Pemkot Jayapura telah menghadirkan aplikasi Mandiri e-Informasi Kesejahteraan Sosial  (IKS) di Kota Jayapura.

    Plt Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Felson Mambrasar mengatakan, sehubungan dengan pemanfaatan aplikasi tersebut,  pihaknya kemudian menggelar sosialisasi dan pelatihan bagi petugas pengisi data tingkat Kelurahan dan kampung dalam  pengelolaan data fakir miskin cakupan daerah kabupaten kota untuk tahun 2024.

   “Maksud kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini  untuk memperkenalkan kepada bapak dan ibu selaku penginput atau pengisi data pada aplikasi IKS portnumbai, pada 39 kampung atau kelurahan di Kota Jayapura,” ujarnya.

   Kemudian agar mendapatkan data yang perlu dalam  pelayanan kesejahteraan sosial  yang akurat dan terbaru, sehingga  memperbaiki data bantuan sosial Kota Jayapura.

“Melakukan pelatihan terhadap sistem aplikasi kepada pemangku  kepentingan atau stakeholder yang ada pada 39 Kelurahan atau kampung di Kota Jayapura, sehingga dapat  memperoleh data terpilah yang terintegrasi” ujarnya.

    Lanjut dia, apa yang dilakukan pihaknya itu sebagai upaya pemerintah kota Jayapura untuk menjawab data  data penerima Bansos di Kota Jayapura, yang selama ini masih dianggap belum tepat sasaran.

  Misalnya masih terdapat data orang meninggal, data orang yang dianggap sudah mampu tapi kemudian masih menerima BLT dan juga menerima bantuan-bantahan sosial yang lain.  Sehingga  dari pelatihan hari ini, diharapkan semua petugas pengisi data atau penginput data dari kelurahan dan kampung  dapat memperbaharui atau mengupdate data dasar yang ada.

   Pihaknya juga berharap petugas yang sudah dilatih itu dapat menyajikan informasi yang baik, tepat, benar. Supaya kemudian menghindari terjadinya kemungkinan adanya data double, atau data yang tidak akurat, yang bisa  menjadi potensi terjadinya konflik di tengah masyarakat kota Jayapura. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

18 minutes ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

1 hour ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

2 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

3 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

4 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

5 hours ago