Menurutnya, keempat program tersebut merupakan bagian dari program unggulan untuk mendukung visi Gubernur Papua, yakni mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.
Ia menjelaskan, peluncuran program tidak dapat dilakukan sejak awal masa pemerintahan karena saat Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dilantik, struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah disusun sehingga belum memungkinkan seluruh janji politik diakomodasi dalam anggaran yang berjalan.
Selain itu, pada periode awal pemerintahan, pemerintah daerah juga masih menyusun dokumen RPJMD sebagai dasar perencanaan pembangunan lima tahun ke depan. “Karena itu, pada 2026 kami baru meluncurkan dua kartu ini. Harapannya program tersebut sudah dapat mulai dijalankan melalui APBD Perubahan, kemudian dilaksanakan secara lebih komprehensif pada 2027,” katanya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…