

Ilustrasi korban pemerkosaan. (Dok. JawaPos)
JAYAPURA-Penyidikan terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang Pembina pramuka berinisial PS terhadap sejumlah anggota pramuka hingga kini terus didalami. Perkembangan terakhir adalah penyidik Polda Papua akan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap 7 korbannya.
Direktur Kriminal Umum Polda Papua melalui Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Papua Kompol Diaritz Felle, mengatakan, ketujuh korban akan dijadwalkan untuk dilakukan pemeriksaan psikologi.
“Para korban akan dilakukan pemeriksaan psikologinya begitupun dengan orang tua korban juga kami turut lakukan pemeriksaan,” ucap Kasubdit Renakta Ditreskrimum, Rabu (13/3).
Pemeriksaan psikologi untuk mengecek apakah ada dampak secara psikolog terhadap perbuatan yang dilakukan oleh PS. Selain itu, Kasubdit Renakta mengatakan bahwa ada 4 orang saksi yang diperiksa Rabu (13/3) pagi, diantaranya Wakil Kepala Sekolah bagian kesiswaan dan 3 rekan korban yang juga teman sekolah.
“Tadi pagi kami telah melakukan pemeriksaan terhadap keempat orang saksi,” ungkapnya. “Untuk sementara ini saksi menjadi 12 (Dua belas) orang,” pungkasnya.
Sebelumnya dilaporkan sebanyak tujuh siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diduga menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum pembina pramuka berinisial PS. Kasus ini terjadi sejak tahun 2021 dan akhirnya terungkap setelah salah satu korban bersuara dan ternyata ada banyak korban lainnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…