Categories: METROPOLIS

Sekwan Sesalkan Rencana Lelang 90 Kendaraan Dinas DPRP

JAYAPURA-Sekretaris  Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Juliana J. Waromi, mengaku kecewa terhadap sikap Inspektorat Papua yang berencana melelang 90 unit kendaraan dinas anggota DPR Papua yang telah ditertibkan sejak 2024. Menurutnya, kendaraan tersebut masih tercatat sebagai aset DPR Papua dan sangat dibutuhkan untuk menunjang operasional dewan.

   Ia juga menyesalkan kurangnya komunikasi dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terkait tindak lanjut penertiban aset tersebut.

“Kami sudah mengirim surat kurang lebih tiga kali kepada Pemprov, tetapi tidak ada respons. Namun anehnya, kami justru mendapatkan informasi dari media bahwa kendaraan yang ditertibkan tahun lalu akan dilelang,” ujar Juliana kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (11/2).

  Juliana menjelaskan bahwa penarikan kendaraan dinas dilakukan berdasarkan arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bagian dari upaya penertiban administrasi aset negara. Hal ini juga merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 7 Tahun 2024.

  Namun, ia menegaskan bahwa kendaraan yang telah ditarik bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan tetap menjadi aset DPR Papua. “Saya sangat keberatan dan kecewa karena kendaraan yang sudah kami tarik malah dibagikan tanpa pemberitahuan kepada kami. Padahal, kendaraan-kendaraan ini adalah aset DPR, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

8 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

9 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

10 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

11 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

12 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

13 hours ago