Categories: METROPOLIS

Aktivitas Perekonomian Tetap Sampai Pukul 22.00 WIT

Peserta rapat evaluasi  Pencegahan Covid-19 Kota Jayapura mendengar arahan dari Wali Kota Jayapura, Kamis (14/1) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

Pembelajaran Tatap Muka PAUD-SMP Belum Diizinkan

JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura telah melakukan Rapat evaluasi penanganan Covid-19 Kota Jayapura dipimpin Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., bersama Forkopimda Kota Jayapura, tokoh agama, tokoh adat, akademisi dan stakeholder lainnya di Kantor Wali Kota Jayapura Kamis (14/1) kemarin.

Dalam hasil rapat evaluasi penanganan Covid-19 Kota Jayapura yang dipimpin oleh Wali Kota Jayapura tersebut mengeluarkan beberapa keputusan yang harus dijalankan dan diikuti oleh masyarakat di Kota Jayapura.

Bahwa aktivitas masyarakat dan perekonomian bagi pelaku usaha tetap dimulai pukul 06.00 WIT hingga 22.00 WIT untuk tetap menjaga protokol kesehatan di Kota Jayapura namun tetap dilakukan protokol kesehatan, dan jika melanggar diberikan tindakan tegas.

Kemudian pendidikan jenjang PAUD, TK, SD, SMP dilihat dari perkembangan Covid-19 yang ada diputuskan belum bisa dilaksanakan belajar tatap muka (offline) hal ini demi menjaga keselamatan guru dan murid. Selanjutnya  belajar dilakukan hanya melalui daring (online)hingga bulan Maret mendatang, dan nantinya akan dilakukan evaluasi kembali.

Poin ketiga, pernikahan  di hotel atau tempat umum lainnya dibatasi  maksimal 100 orang, dan harus ada izin dari Satgas Covid-19 Kota Jayapura maupun Polresta Jayapura kota.  Keempat, pelaksanaan ibadah tetap wajib mengikuti protokol kesehatan menyediakan alat pengukur tubuh dan menerapkan 3 M (memakain masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

  Kemudian ibadah tidak boleh lama-lama maksimal 30 menit, atau ibadah bisa dilakukan tiga kali, dan bisa dilaksanakan secara online, kelima, pemerintah maupun pemuka agama melakukan doa Pengampunan dosa dan diatur oleh pemimpin lintas agama masing-masing.

Keenam, Pemkot akan melakukan patroli jam malam dengan unsur terkait lainnya dilaksanakan mulai pukul jam 22.00 WIT, Jika masih ada warga yang berkumpul akan dibubarkan secara tegas dan terukur, ketuju, jika melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak tetap wajib menyurat kepada Satgas Covid-19 Kota Jayapura dan Polresta Jayapura Kota.

  “Untuk pelaksanaan vaksinasi tetap mengikuti aturan yang berlaku dari pemerintah pusat dan tetap disosialisasikan oleh pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kesehatan, dan tim Satgas akan terus melaksanakan operasi masker,”kata Wali Kota Jayapura.

Dijelaskan,  masyarakat maupun pelaku usaha juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik, jangan malas tahu, bandel, karena saat ini kasus Covid-19 masih ada, bahkan kasus meninggal dunia juga semakin banyak, hal ini diakibatkan masyarakat yang sudah sakit parah dan punya riwayat sakit jadi ini harus menjadi perhatian bersama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan jangan abaikan protokol kesehatan.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 day ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

1 day ago