

dr. Ary Pongtiku, MHM., ( FOTO: gratianus silas/cepos)
JAYAPURA- Vaksinasi Covid 19 di seluruh Indonesia sudah menjadi aturan dari Presiden untuk mewajibkan orang divaksinasi. Namun, sekalipun seseorang bersedia divaksinasi, kondisi kesehatannya akan dilihat terlebih dahulu.
“Artinya, saya mau divaksin, tapi kalau saya ada sakit, saya tidak bisa menerima vaksin itu. Jadi, mereka (tenaga kesehatan) akan screening dulu semua (kondisi tubuh),” jelas Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Ary Pongtiku, MHM., Rabu (13/1) kemarin.
Namun, sehubungan dengan hal tersebut, dr. Pongtiku merasa bahwa sosialisasi perihal vaksin Covid 19 ini harus gencar dilakukan.
“Apalagi seperti petugas kesehatan yang mengetahui pekerjaannya itu selalu berhadapan dengan orang sakit, yang kemungkinan juga terpapar Covid 19. Kalau dia (petugas kesehatan) tidak disuntik vaksin dan fase vaksinasi sudah selesai, kemudian masih ada terus gejala Covidnya, maka bisa menularkan lagi kepada orang lain,” tambahnya.
“Makanya, dengan vaksin, minimal rantai penularan ini bisa dikurangi atau diputuskan dan memberikan safety kepada orang lain,” pungkasnya. (gr/gin)
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…