“Sebenarnya kalau dilihat dari sisi safety itu sangat jauh lebih aman, data drivernya jelas, nama drivernya siapa, semuanya jelas,” ujarnya.
Walaupun begitu Yunus Wonda mengatakan, bukan berarti untuk mengecilkan pengguna ojek yang lain. Tetapi kata dia saat ini Papua sedang menuju ke sistem yang berbeda, kedepannya pasti mengunakan digital semua.
“Kita di Papua ini tidak bisa menyendiri, karena Papua ini masih berada di dalam bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan di luar daerah Papua sudah berkembang sampai di sini (Papua), sadar atau tidak sadar, suka tidak suka kami akan menuju ke digital,” pungkas Yunus di hadapan ratusan pengemudi ojek online itu, Senin (12/8).
Yunus menambahkan, tuntutan yang disampaikan oleh para driver Ojek Online itu, akan segera disampaikan kepada pemerintah mengingat masa jabatan anggota DPRP akan berakhir di tahun 2024 ini. (Kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Secara tak terduga seribuan masyarakat itu berbondong-bondong mendatangi Hotel Afista di Keppi, tempat gubernur dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan adanya 42 botol Miras…
Kunjungan yang dialkukan Alberth Merauje ke sekolah ini, bukan sekedar meninjau kondisi infrastruktur dari sekolah…
‘’Saya minta agar mempercepat pembangunan dapur-dapur SPPG, supaya segera masyarakat kita terbantukan,’’ kata Wamandes Ahmad…
Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Duw, mengatakan kegiatan pembagian takjil ini merupakan inisiatif…
Ia menegaskan, pemerintah daerah harus memastikan hak-hak pekerja benar-benar terlindungi. Apalagi, ketentuan pembayaran THR sudah…