Categories: FEATURES

Selain Soal Infrastruktur, Temukan Masalah Keamanan yang Memprihatinkan

Dari Kunjungan Komisi IV DPRP di SDN Inpres Pantai Enggros

Anggota Komisi IV DPR Papua, Alberth Merauje, melakukan kunjungan kerja ke SD Negeri Inpres Pantai Enggros, Jl. Pantai Enggros Kelurahan Asano Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Kamis (5/3). Lantas apa yang terungkap

Laporan: Carolus Daot_Jayapura

Kunjungan yang dialkukan Alberth Merauje ke sekolah ini, bukan sekedar meninjau kondisi infrastruktur dari sekolah tersebut. Tapi juga menerima berbagai masukan dan keluhan dari pihak sekolah tentang SDN Inpres Pantai Enggros.

Dari hasil kunjungannya di lapangan ini, Alberth menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi sekolah tersebut yang dinilai masih memerlukan perhatian serius, terutama dari sisi infrastruktur dan keamanan lingkungan sekolah.

“Sebagai anak Port Numbay, anak Enggros. Saya prihatin melihat kondisi sekolah itu yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk belajar, tapi kenyataannya tidak demikian,” ujar Albert kepada Cenderawasih Pos, Jumat (6/3)

Selain masalah bangunan, keamanan sekolah juga menjadi perhatian. Menurut Alberth, pagar sekolah yang rendah membuat area sekolah sering dimasuki orang tidak bertanggung jawab, bahkan ditemukan botol minuman keras di sekitar lingkungan sekolah.

“Menurut pihak sekolah disana, sering ada orang mabuk masuk ke dalam sekolah. Botol miras banyak di belakang. Waktu libur Natal kemarin pintu belakang sampai digergaji dan saat liburan awal puasa dimasuki maling ada beberapa barang juga hilang,” bebernya

Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan mendesak sekolah, terutama pembangunan pagar yang lebih tinggi agar keamanan sekolah terjamin. Selain itu, ia juga menyoroti rumah guru yang saat ini ditempati masyarakat.

“Saya berharap pagar sekolah bisa ditinggikan agar tidak ada orang yang masuk sembarangan. Untuk rumah guru juga sekarang ditempati masyarakat, padahal itu aset sekolah,” ujar Alberth.

Alberth menegaskan bahwa meskipun bidang pendidikan secara kelembagaan berada di Komisi V DPR Papua, namun persoalan infrastruktur sekolah tetap menjadi perhatian mereka di Komisi IV karena menyangkut kenyamanan proses belajar mengajar.

Ia menilai kualitas pembangunan gedung sekolah perlu menjadi evaluasi pemerintah daerah, mengingat bangunan yang baru dibangun sudah mengalami kerusakan. “Gedung baru dibangun tapi belum sampai satu tahun atapnya sudah bocor. Ini mengganggu kenyamanan guru dan anak-anak saat belajar, apalagi ketika hujan. Infrastruktur seperti ini harus memenuhi standar,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

22 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

1 day ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

1 day ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

1 day ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

1 day ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

1 day ago