

Anggota Paskibra Provinsi Papua intens menjalani latihan di lapangan Stadion Mandala, Senin (12/8) (foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Memasuki H-5 upacara HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Provinsi Papua terus melakukan latihan persiapan. Ketua Tim Pelatih Paskibra Provinsi Papua Letnan Dua Inf. Yance Giai mengatakan persiapan Paskibraka sudah mencapai 80 persen.
“Dari waktu ke waktu prosesnya meningkat, kita mulai latihan perdana pada, 27 Juli 2024 lalu hingga saat ini persiapannya sudah mencapai 80 persen dan saya yakin di hari pelaksanaan nanti pasti 100 persen,” ungkap Letnan Yance kepada Cenderawasih Pos, Senin (12/8).
Letnan Yance menjelaskan sebanyak 66 anggota Paskibra yang terdiri dari 37 siswa/i, 29 lainnya dari anggota TNI-Polri telah memulai latihan sejak 27 Juli dan direncanakan akan berakhir pada 14 atau 15 Agustus 2024 mendatang.
Menurutnya, untuk anggota TNI yang ikut dalam Paskibra itu masing-masing satuan mengutuskan 12 anggota tiap matra, AD, AL dan AU. “Masing-masing satuan ini mengirim 12 orang dan 12 orang ini kami bagi ke dalam regu kelompok 45 dan pengawal empat orang dari masing-masing matra termasuk anggota kepolisian,” jelasnya.
Persiapan Paskibraka kini dipusatkan di Stadion Mandala. Untuk jalannya latihan, ditambahkan Lenan Yance, berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Kalau pun ada kendala kata Lenan Yance seperti tidak adanya aliran listrik di stadion tersebut untuk membantu memasang speaker atau pengeras suara.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…