

Robby Kepas Awi (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Pasca pembentukan tiga Daerah Otonom Baru (DOB) di Provinsi Papua, nampaknya imbasnya sudah mulai terasa pada sektor usaha perhotelan. Kegiatan pemerintah kabupaten/kota yang biasanya di sejumlah hotel di Kota Jayapura, kini sudah menurun drastic. Bahkan, kabarnya ada sekitar 10 hotel di Kota Jayapura terpaksa gulung tikar karena bangkrut.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura Robby Kepas Awi membenarkan ada sekitar 10 hotel di Kota Jayapura yang dinyatakan ditutup alias bangkrut, sehingga tidak lagi melanjutkan kegiatan bisnis perhotelan. Hal ini tentunya juga berdampak pada penerimaan PAD di Kota Jayapura, terutama dari sektor perhotelan.
“Sudah ada 10 hotel di Kota Jayapura yang tutup, sehingga untuk penerimaan dari sektor hotel, sekarang sudah tidak jadi idola lagi untuk kita di Kota Jayapura,” kata Robby Kepas Awi, Senin (11/8).
Page: 1 2
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…